Louis Vuitton Foundation Paris

FONDATION LOUIS VUITTON 

Alamat: 8, Avenue du Mahatma Gandhi Bois de Boulogne, 75116

Stasiun Metro Paris: Les sablons (Line 1)

Jam Operasional: Senin-Minggu 11:00-20:00

Tiket: 16 euro Umum /  Tiket Diskon 10 euro

 


"Kami ingin memberikan Paris sebuah ruang yang luar biasa untuk seni dan budaya untuk menunjukkan keberanian dan emosi dengan mempercayakan Frank Gehry dengan pembangunan gedung iconic di abad ke-21.", ujar Bernard Arnault, Chief Operating Officer dari  LVMH, sebuah perusahaan barang mewah terbesar di dunia. Frank Gehry ingin sekali memeluk sejarah budaya Perancis di abad ke-19 dalam pembangunannya. Patut dikagumi juga penggunaan teknologi abad ke-21 yang canggih untuk membangun museum yang menakjubkan ini.

 

"Saat ini, di dunia yang selalu berubah, kami ingin mendesain bangunan yang berevolusi seiring waktu dan cahaya, menciptakan perasaan sekejap yang terus berubah." Bangunan ini terletak di atas kolam dan menyerupai sebuah kano atau kapal yang terintegrasi ke dalam lingkungan alam, memproyeksikan cahaya yang tak terduga dan efek cermin di antara pepohonan dan kebun.

 

Menjadi Modern : MoMA di Paris

Ada serangkaian pameran pada berbagai topik yang secara teratur terbuka untuk umum. Pameran yang kami kunjungi kali ini adalah MoMA (The Museum of Modern Art atau Museum Seni Modern), yang diadakan dari tanggal 11 Oktober 2017 hingga 5 Maret 2018. Sejak pameran terakhir MoMA pada tahun 1929, pameran ini juga menjadi pameran seni rupa yang menyajikan perubahan seni kontemporer dalam berbagai gaya dan bentuk.

 

Pameran seni ini diluncurkan oleh New York MoMA dan Paris Fondation Louis Vuitton. Pameran ini adalah sebuah koleksi 200 karya seni yang kaya akan konten baru dan sangat berharga!

 

Pameran ini ditujukan khusus untuk seni visual, dan mewakili berbagai macam karya seni, sehingga para penonton dapat merasakan berbagai jenis karya seni dari seni modern hingga seni abstrak, dimulai dari gerakan awal seni modern hingga ekspresionisme abstrak, minimalisme, pop art dan karya digital minimalis ke seni digital pop art.

Pameran ini dibagi menjadi tiga bagian:

- Dekade Pertama MoMA

- Seni Minimalis dan Pop Art

- Seni Kontemporer di seluruh dunia.

 

Drowning Girl 1963

Roy Lichtenstein

Dia adalah seniman pop art Amerika yang terkenal dengan memindahkan adegan komik ke kanvas.

 

Le Meneur de cheval, 1905-1906

PABLO PICASSO

Sebuah lukisan bocah dengan ekspresi serius, dengan satu tangan berdiri di pinggulnya dan menunjukkan postur kesetiaan mengikuti pemilik kuda, warna latar belakang lukisan itu adalah abu-abu dan coklat dan putih. Ini juga menunjukkan bahwa Picasso telah menemukan pahlawan kontemporer untuk melengkapi sumber-sumber antiknya: Paul Cezanne. Picasso sangat dipengaruhi oleh Paul Cézanne, siluet yang tidak konsisten dari karya tersebut memperlihatkan karakter pribadi yang kuat dari Paul Cézanne.

 

L’Atelier, 1927-1928

PABLO PICASSO

Pablo Picasso memaparkan wacana kompleks tentang aktivitas seniman melalui tema studio. Yang paling dekat dengan contoh saat ini adalah The Studio. The Studio dapat dikenali sebagai patung seorang seniman, buah di seberang jalan, taplak meja merah dan plester, dengan garis dan warna yang sederhana, memberikan pemirsa imajinasi yang tak terbatas. Sebuah perwakilan klasik dari lingkaran seni kubisme dan abstrak yang menggambarkan representasi artistik manusia dalam bentuk yang sangat berskema.

 

Opus 217. Sur l’émail d’un fond rythmique de mesures et d’angles, de tons et de teintes, portrait de M. Félix Fénéton en 1890, 1863-1935

PAUL SIGNAC

Felix Faneon adalah seorang penulis anarkis dan kritikus Paris pada akhir abad ke-19. Layarnya menggunakan optik untuk menunjukkan harmoni dan ketegangan warna, yang dapat memaksimalkan kecerahan visual dengan mempengaruhi mata melalui titik-titik kecil yang berbeda.

 

WALKER EVANS

Selama Depresi Besar pada tahun 1935, Walker dipekerjakan oleh FSA, Departemen Pertanian AS, dan ia mendedikasikan dan memiskinkan hidupnya untuk membuktikan bagaimana pemerintah AS membantu dan meningkatkan kehidupan kelompok-kelompok pertanian. Hasil karya Walker menangkap adegan paling ikonik pada periode ini.

 

Campbell's Soup Cans, 1962

Andy Warhol

Warhol terkenal sebagai seniman yang berurusan dengan barang-barang yang dikenal dan melanggar batas antara seni "mewah" yang ada dan seni populer yang "luhur". Karya ini menunjukkan diri manusia modern yang hilang dengan menyalin gambar kartun kaleng Campbell yang dicintai orang Amerika pada saat itu seperti sebuah mesin.

 

 

 

Selain lukisan-lukisan dan foto-foto terkenal, pameran ini juga menampilkan banyak pertunjukan kontemporer dari sebuah karya, sebuah pesta visual untuk para penonton melalui penggunaan ekspresi estetika.

 

 

 

Setelah mengunjungi pameran silahkan naik ke lantai atas. Disana Anda akan melihat pemandangan yang indah, yaitu atap-atap bangunan yang bergelombang terbuka dan tidak beraturan. Pemandangan tak terduga dari sebuah taman besar hingga gedung-gedung bertingkat di La Defense. Bangunan ini memiliki kesan sains dan teknologi modern dan merupakan sebuah perpaduan artistik yang sempurna dari keduanya.

 


Penulis: ShiRu

Foto: Han Je Un

Penerjemah: Fransiska Nadya